Senin, 24 November 2025

Liverpool Dipermalukan Nottingham Forest, Kebobolan Tiga Gol Tanpa Balas di Kandang




Liverpool harus menelan kekalahan telak saat menjamu Nottingham Forest di pekan ke-12 Liga Inggris 2025/2026. Bermain di Anfield pada Sabtu (22/11/2025) malam WIB, The Reds dipaksa menyerah dengan skor 0-3 dari tim tamu yang tampil efisien dan disiplin.

Gol pertama Forest tercipta di menit ke-33 melalui Murillo, yang memanfaatkan kemelut di depan gawang Liverpool usai sepak pojok. VAR sempat meninjau kemungkinan pelanggaran namun gol tetap disahkan. Memasuki babak kedua, Nottingham langsung menambah keunggulan lewat aksi Nicolo Savona hanya semenit setelah jeda. Liverpool yang berusaha mengejar ketertinggalan justru kembali kebobolan di menit ke-78 oleh Morgan Gibbs-White—mengunci kemenangan tim tamu menjadi 0-3.

Kekalahan ini menjadi alarm serius bagi Liverpool yang kini mencatat enam kekalahan dari 12 laga dan merosot ke peringkat ke-11 klasemen. Kapten Virgil van Dijk mengakui timnya tampil gugup dan terburu-buru, tidak mampu memanfaatkan peluang dan rapuh saat bertahan. Pelatih Arne Slot juga menyoroti efektivitas rotasi pemain dan meminta tim segera bangkit agar tidak semakin tertinggal dalam persaingan papan atas.

Sementara itu, kemenangan penting ini membawa Nottingham Forest keluar dari zona merah dan menambah kepercayaan diri skuad asuhan Sean Dyche.

Senin, 20 Oktober 2025

The Silent Patriot: Tracing Tan Malaka’s Forgotten Footsteps

 



The morning sun has not yet burned away the mist over Selopanggung, Kediri. On a quiet hillside, a simple grave without a name marker keeps a secret that once shook the conscience of a nation. Beneath it rests Tan Malaka  a man who dreamed of freedom long before Indonesia knew what freedom meant.

Born in 1897 in West Sumatra, Tan Malaka grew up with a restless mind and a heart that refused to bow. At a time when many accepted colonial rule as destiny, he believed independence was not a gift, but a right. His weapon was not a gun it was his ideas.

Tan Malaka traveled across continents: the Netherlands, the Philippines, Singapore, China. Each journey carried a single purpose  to awaken his people’s awareness that liberation begins in the mind. In his most famous work, Madilog (Materialism, Dialectics, Logic), he urged Indonesians to think critically, to break free from superstition and fear.

Yet history was not kind. When independence finally arrived in 1945, Tan was no longer celebrated. His radical vision clashed with political interests. Labeled as a threat, he went underground, constantly hunted, until his final days in Kediri in 1949  executed without trial, buried without honor.

More than seven decades later, students still learn about the heroes who raised the flag  but not always about the man who taught them how to think.

Today, his resting place remains simple, surrounded by silence. But for those who take the time to visit, the air carries a quiet message: freedom is not complete without thought, and patriotism is not only measured by victory, but by the courage to dream differently.

Tan Malaka may have died in the shadows, but his fire still burns not in monuments, but in minds that refuse to stop questioning.

Senin, 29 September 2025

Xiaomi 17 Resmi Meluncur di Indonesia dengan Fitur Canggih Live Translation

 


Tangerang, 29 September 2025  Xiaomi resmi memperkenalkan seri Xiaomi 17 ke pasar Indonesia pada 26 September 2025. Peluncuran ini dilakukan secara daring dan disiarkan melalui kanal resmi Xiaomi di media sosial. Produk ini membawa sejumlah pembaruan signifikan seperti kemampuan Live Translation langsung antarbahasa dan desain layar “Liquid Glass” yang diklaim lebih responsif.Liputan6

Seri Xiaomi 17 terdiri dari beberapa varian  termasuk model dasar, Pro, dan Ultra dengan berbagai konfigurasi kamera dan kapasitas penyimpanan. Salah satu fitur unggulannya adalah fitur Memory Integrity Enforcement (MIE) yang meningkatkan keamanan memori agar lebih sulit dieksploitasi oleh pihak berbahaya. Fitur Live Translation memungkinkan pengguna menerjemahkan percakapan secara real time dengan kualitas teknologi AI.Liputan 6

Xiaomi menyebut bahwa peluncuran tersebut ditujukan untuk pasar Indonesia yang makin matang di bidang teknologi, sekaligus merespon kebutuhan pengguna akan gadget berkemampuan AI dan penerjemahan instan. Vendor juga menyatakan bahwa pre-order akan dibuka dalam waktu beberapa hari ke depan, dengan diskon dan bonus aksesoris tertentu. Bagi pengguna yang tertarik, disarankan memantau situs resmi Xiaomi Indonesia untuk kepastian harga dan jadwal penjualan.

Rabu, 09 Juli 2025

Jurassic World: Extinction” Officially Released, Audiences Come with Mixed Expectations

 


Tangerang, July 9, 2025 — The latest installment in the Jurassic World franchise, titled Jurassic World: Extinction, began screening in Indonesian cinemas on Friday (July 4) and quickly drew crowds. Long lines were seen at theaters in Jakarta and other major cities from the opening day.

The film revisits the premise of a world where humans must coexist with dinosaurs following the events of the previous movie. Directed by Colin Trevorrow, Extinction continues a storyline that began decades ago with the original Jurassic Park.

While many people came to watch out of loyalty to the series, some viewers admitted they were hoping for something different this time.

“The last film was full of running and chasing scenes — I hope this one actually has more of a story,” said Rani.

Others are waiting to see whether the film provides a clearer resolution to the long-running conflict and better character development.

Jurassic World: Extinction is now showing across major cinema networks nationwide throughout the month.

Battle of the Burgers: McDonald’s vs. Burger King—Who Wins the Hearts of Indonesian Consumers?



Tangerang, July 9, 2025 — The rivalry between global fast food giants McDonald’s and Burger King is heating up once again in Indonesia. Both brands are aggressively competing to win over customers through new menu innovations, major promotional campaigns, and creative collaborations that target younger audiences.

In recent months, McDonald’s Indonesia has introduced local-themed offerings such as the “Rasa Nusantara” menu, while Burger King launched limited-edition burgers in partnership with popular Indonesian celebrities. These moves have sparked widespread debates on social media about which chain offers better taste, value, and overall dining experience.

“McDonald’s is fast and reliable in flavor, but I prefer Burger King because the burgers are bigger and have that smokey flavor,” said Kurnia.

Despite the fierce competition, both brands continue to be favorites among Indonesians, especially in major cities. As the fast-paced lifestyle grows and consumer purchasing power increases, the fast food market is expected to keep expanding.

Industry experts believe this rivalry benefits consumers, driving both brands to innovate and improve service quality. Who will come out on top? In the end, it all comes down to personal taste.


Pekan Raya Jakarta 2025 Diserbu Pengunjung pada Akhir Pekan


Jakarta, 6 Juli 2025 — Pekan Raya Jakarta (PRJ) 2025 kembali mencetak rekor jumlah pengunjung setelah ribuan orang memadati area JIExpo Kemayoran pada Minggu, 6 Juli 2025. Acara tahunan ini menjadi magnet warga Jakarta dan sekitarnya yang antusias menikmati berbagai hiburan, diskon besar-besaran, serta pertunjukan musik dari artis papan atas.

Pihak penyelenggara mencatat lonjakan pengunjung yang signifikan sejak pagi hari. Berbagai stan makanan, produk UMKM, hingga merek internasional dipadati oleh pengunjung yang ingin berbelanja sekaligus menikmati suasana festival.

“Ini bukan pertama kalinya saya ke PRJ. Tapi jujur, tahun lalu  terasa lebih meriah, baik dari segi penataan panggung maupun variasi hiburannya,” ujar Sinta, pengunjung asal Jakarta.

Pekan Raya Jakarta tahun ini mengusung tema “Jakarta Bangkit, Indonesia Hebat”, menampilkan inovasi teknologi, budaya, dan ekonomi kreatif. PRJ 2025 akan berlangsung hingga 14 Juli 2025 mendatang.


Golden Coffee vs Coffee Bean: Siapa Jawaranya di Kelas Kopi Rp10.000–Rp20.000?




Dari segi harga, keduanya bersaing ketat. Golden Coffee mematok harga mulai dari Rp12.000 untuk es kopi susu, sedangkan Coffee Bean menawarkan menu serupa dengan harga Rp15.000. Selisih tipis, namun cukup berarti bagi pembeli harian seperti pelajar dan pekerja.

Secara rasa, Golden Coffee unggul di kekuatan kopi. Banyak pelanggan menilai rasa kopinya lebih bold, dengan aroma yang lebih tajam dan aftertaste yang kuat. Cocok untuk penikmat kopi yang suka rasa dominan dan tidak terlalu manis.

Sebaliknya, Coffee Bean lebih unggul dalam keseimbangan rasa. Rasa kopi cenderung lebih ringan, dengan campuran susu dan gula yang halus, cocok bagi pemula atau mereka yang tidak terlalu suka rasa kopi yang pekat. Beberapa pembeli menyebutnya sebagai “kopi yang aman untuk semua lidah.”

Dalam hal kemasan dan pelayanan, Coffee Bean cenderung lebih modern dengan desain cup kekinian dan pelayanan cepat. Golden Coffee lebih sederhana, namun beberapa outlet-nya menyediakan tempat duduk santai dan suasana yang nyaman untuk nongkrong singkat.